LIVING HADIS DALAM DAKWAH KULTURAL KYAI AGENG MUHAMMAD BESARI: RELASI SANTRI–PRIYAYI DI TEGALSARI–PONOROGO (1742–1773 M)
Keywords:
Living Hadis, Dakwah Kultural, Kyai Ageng Muhammad Besari, Pesantren TegalsariAbstract
Penelitian ini mengkaji pola dakwah kultural Kyai Ageng Muhammad Besari Tegalsari–Ponorogo (1742–1773 M) dalam perspektif kajian living hadis. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana hadis Nabi tidak hanya dipahami sebagai teks normatif, tetapi dihidupi dan diwujudkan dalam praktik sosial, budaya, serta kepemimpinan keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-historis dengan metode studi pustaka dan penelusuran sumber lokal, termasuk manuskrip, silsilah, tradisi pesantren, serta narasi lisan masyarakat Tegalsari dan Ponorogo. Kerangka analisis living hadis digunakan untuk membaca genealogi keulamaan, otoritas kepemimpinan, dakwah akulturatif, serta relasi santri–priyayi sebagai ruang praksis nilai-nilai profetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kyai Ageng Muhammad Besari merepresentasikan figur ulama yang mengintegrasikan ajaran hadis tentang amanah, keteladanan, persaudaraan, dan solidaritas sosial ke dalam budaya Jawa secara integratif. Pesantren Tegalsari berfungsi sebagai pusat transmisi keilmuan, etika sosial, dan rekonsiliasi budaya, yang memperkuat kohesi sosial masyarakat Ponorogo. Penelitian ini menegaskan bahwa dakwah Islam di Jawa abad ke-18 berkembang melalui pendekatan kultural yang berakar pada living hadis, serta memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan studi hadis kontekstual dan Islam Nusantara.
Downloads
References
Al-Bukhārī. (n.d.-a). Ṣaḥīḥ al-Bukhārī, Kitāb al-Aḥkām, no. 7138.
Al-Bukhārī. (n.d.-b). Ṣaḥīḥ al-Bukhārī, Kitāb al-‘Ilm.
al-Tirmiżī. (n.d.). Sunan al-Tirmiżī, No. 2682.
Aprilia, T. H., Masrof, A. H., & Humaidi, A. (2022). Pesantren In Social Construction Perspective (The Educational Orientation Of The Sidogiri Pesantren). TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, 5(2), 139–157. https://doi.org/10.32528/tarlim.v5i2.7903
Aprilia, T. H., & Munifah, M. (2022). Manifestation Of Prophetic Leadership Values In Islamic Education. Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan, 6(2), 273–285. https://doi.org/10.29240/jsmp.v6i2.4896
Aprillia, T. H., Masrof, A. H., Ahid, N., & Huda, S. (2023). Pesantren and Tradition (Study Of Ta’dzim Affiliates in Character Education Al-Ghazali and Thomas Lickona). Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 12(01). https://doi.org/10.30868/ei.v12i01.2738
Arnold, T. W. (1931). The Preaching of Islam: A History of the Propagation of the Muslim Faith. London: Constable & Company Ltd.
Auda, J. (2008). Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law. London: IIIT.
Azra, A. (2013). Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII. Jakarta: Kencana.
Azra, A. (2015). Islam Nusantara: Jaringan Global dan Lokal. Bandung: Mizan.
Bizawie, Z. M. (2016). Masterpiece Islam Nusantara: Sanad dan Jejaring Ulama–Santri 1830–1945. Jakarta: Pustaka Compass.
Brown, J. A. C. (2017). Hadith: Muhammad’s Legacy in the Medieval and Modern World. Oxford: Oneworld.
Creswell, J. W. (2013). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches, 3rd ed.,. Los Angeles: SAGE Publications.
Dāwūd, A. (n.d.). Sunan Abī Dāwūd, Kitāb al-‘Ilm, no. 3641.
Durkheim, É. (1997). The Division of Labor in Society, trans. W.D. Halls. New York: Free Press.
Fathoni, T., Ahrori, M. H., Wahyuni, F., & Samsudin, S. (2024). Peran Teori Sosial Émile Durkheim Dalam Pengembangan Pendidikan Agama Islam (Perspektif Solidaritas Sosial Dan Integrasi Masyarakat). AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam Dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584), 5(01), 1654–1668. https://doi.org/10.37680/almikraj.v5i01.6403
Fikria, M., & Moefad, A. M. (2024). Analisis Teori Tindakan Sosial Max Weber dan Teori Fakta Sosial Emile Durkheim dalam Pengenalan Tradisi Lokal Kemasyarakatan. An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya Dan Sosial, 11(1), 109–119. https://doi.org/10.36835/annuha.v11i1.546
Groeneveldt, W. P. (1915). Notes on the Malay Archipelago and Malacca Compiled from Chinese Sources. Batavia: Albrecht & Co.,.
Hasanah, U. (2018). STUDI LIVING HADIS TENTANG HAK DAN TANGGUNG JAWAB TUNGGU TUBANG PADA TRADISI MASYARAKAT SEMENDE. Jurnal Ilmu Agama: Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama, 19(1). https://doi.org/10.19109/jia.v19i1.2383
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook, 3rd ed.,. Thousand Oaks: SAGE Publications.
Muhibah, S. B., & Musaddad, E. (2025). Living Hadis Tolong-Menolong di Desa Sidamukti Kecamatan Baros Kabupaten Serang-Banten. Jurnal Neo Societal, 10(4), 200–209. https://doi.org/10.52423/jns.v10i4.121
Muslim. (n.d.). Ṣaḥīḥ Muslim, Kitāb al-Imārah, no. 1829.
Nasution, I., & Salam, S. (2024). Islamic Dakwah Strategy in the Cambodian Camp Community: An Analysis of Challenges and Opportunities. Feedback International Journal of Communication, 1(3), 153–164. https://doi.org/10.62569/fijc.v1i3.58
Nu‘aym, A. (n.d.). Ḥilyat al-Awliyā’, Juz V.
Qadri, A. (2023). Living Hadith: Study of Transmission and Transformation of the Practice of Reading the Hadith of the Prophet Muhammad saw: Living Hadis: Studi Transmisi dan Transformasi Praktik Pembacaan Hadis Nabi Muhammad saw. Jurnal Living Hadis, 8(2), 155–169. https://doi.org/10.14421/livinghadis.2023.4611
Qudsy, S. Z. (2016). LIVING HADIS: GENEALOGI, TEORI, DAN APLIKASI. Jurnal Living Hadis, 1(1), 177–196. https://doi.org/10.14421/livinghadis.2016.1073
Rahmawati, A. Y. (2021). KONTRIBUSI KYAI AGENG MUHAMMAD BESARI DALAM AKULTURASI DAKWAH ISLAM DI PONOROGO JAWA TIMUR. Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah, 15(1), 69–82. https://doi.org/10.24260/jhjd.v15i1.1899
Saefullah, A., & Cahyadi, I. (2023). TRADISI ZIARAH DI MAKAM KIAI AGENG MUHAMMAD BESARI TEGALSARI, PONOROGO, JAWA TIMUR. Jurnal Lektur Keagamaan, 21(1), 215–258. https://doi.org/10.31291/jlka.v21i1.1078
Shihab, A. (1999). Islam Inklusif: Menuju Sikap Terbuka dalam Beragama. Bandung: Mizan.
Sunyoto, A. (2012). Atlas Wali Songo: Buku Pertama yang Mengungkap Wali Songo sebagai Fakta Sejarah. Jakarta: Pustaka IIMaN & LTN NU.
Syalafiyah, N., & Harianto, B. (2020). Walisongo: Strategi Dakwah Islam di Nusantara. J-KIs: Jurnal Komunikasi Islam, 1(2), 167–178. https://doi.org/10.53429/j-kis.v1i2.184
Syamsuddin, S. (2007). Metodologi Penelitian Living Qur’an dan Hadis. Yogyakarta: Teras.
Wahid, A. (2006). Islamku, Islam Anda, Islam Kita. Jakarta: The Wahid Institute.
Weber, M. (1993). The Sociology of Religion, trans. Ephraim Fischoff. Boston: Beacon Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Ahmad Subakir, Saiful Mujab

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






